Dian Ayu Puspitasari

Just another WordPress.com site

L a n g i t

kita dulu
membuat waktu berlari begitu cepat
membuat hari tak ingin pergi
membuat langit hujan jadi bahagia
membuat jarak seakan dekat
membiarkan diam menjadi penyelesaian
kita kemudian
terlena dalam kesibukan
membiarkan kebiasaan menjadi asing
membiarkan hp tak bernada
menolak tuk memahami
menjadikan ego sebagai prestasi
kita setelahnya
sadar saling membutuhkan
mencoba melukis masa depan
mencoba memperbaiki keadaan
mencoba ungkapkan rasa
mencoba memahami
mencoba berkomunikasi
mencoba berkomitmen
kita sekarang
lagi lagi terlena dalam kesibukan
membuat jarak menjadi jauh
takut akan perbaikan
takut akan masa depan
takut akan komitmen
melihat penyelesaian sebagai setan
mengerti akan masalah namun tetap memilih diam
membiarkan waktu yang memutuskan
apakah masalah akan selesai atau kita yang akan selesai

langit hanya dalam batin kita.
ia punya rahasianya sendiri
berganti ganti sesuai hati
bahkan binatang miliki hati
lalu mengapa kau tidak?

rusak percaya karena baja
baja pelapis dinding langit
bahkan baja bisa luluh
lalu mengapa hatimu tidak?

sby1012142127

Tinggalkan komentar »